• Breaking News

    Didalam yang hidup masih ada yang hidup

    Hidup dan kehidupan  bagi manusia menurut pribadi saya.

    Hidup berarti memiliki nyawa, berbentuk dan bisa bergerak. Sedangkan kehidupan adalah sebuah rangkaian dari warna hidup yang berintraksi sesama mahluk,berkesinambungan memiliki daya dan upaya, memahami sebuah proses  dari berbagai karakter yang pada akhirnya akan menentukan sebuah alasan makna hidup.



    Kesadaran akan hidup adalah tolok ukur manusia dalam berintraksi  dari pola gaya berkehidupan di alam nyata ini. Dari sebuah kesadaran, maka akan timbul sikap toleransi dari sesama mahluk. Toleran tersebut merupaka hasil bias dari hati.

    Terlahirnya manusia di dunia sudah di bekali ilmu oleh Allah Swt. Berdasarkan bahan bakunya semuanya adalah sama, yakni dari zat tanah sehingga dalam mengais ilmu yang sudah ada pada diri manusia adalah sama, yaituh melalui otak. Mengapa dalam satu pendidikan yang sama, tetapi seseorang itu memiliki prestasi yang berbeda ? Ini adalah akibat faktor dari kesungguhan dalam belajar dan daya nalar pribadi seseorang.

    Itu sama dengan untuk meyakini sebuah keyakinan, Allah telah menjelaskan di kitab Qur`an.

    Allah Swt berfirman.:


    "Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk," ( Surat Al-Hijr Ayat 28 )


    "Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniup kan kedalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud." ( Surat Al-Hijr Ayat 29 )

    Allah telah menjelaskan bahwa manusia itu bearsal dari bahan tanah, tetapi di karenakan daya nalar dan cara berfikir manusia itu berbeda, maka timbulah berbagai protes dunia sehingga para peneliti ilmu pengetahuan dan teknologi masing - masing membuat penelitian sehingga menghasilkan hasil yang berbeda, contohnya teori Darwin yang menemukan bahwa manusia itu berasal dari kera.

    Sebagai muslim yang berpegang panduan Kitab Qur`an dan Hadist penemuan Darwin itu adalah penyesatan. 

    Di dalam yang hidup masih ada yang hidup

    Menyikapi dari tulisan di atas, untuk menguatkan sebuah keyakinan dan prinsif hidup agar lebih memahami arti kehidupan setidaknya harus bisa membedakan timbulnya hasil sebuah perbuatan yang di lakukan. Manusia bisa saja berbuat sesukanya ataupun semaunya. 

    Yang perlu di tilik ulang, apakah dengan melakukan suka sesuka-sukanya, hati kita merasa nyaman atau sebaliknya. Ketika seseorang melakukan salah tetapi hati tetap tenang dan nyaman, tentu seseorang tersebut butuh penyiraman rohani. Tetapi ketika seseorang melakukan kesalahan  hatinya terasa tidak nyaman, gunda gulana dan sejenisnya, ini berarti seorang tersebut masih bisa merasakan, bahwa dirinya yang hidup di dalamnya masih ada yang hidup, yaitu hatinya.


    9 comments:

    1. artikelnya bermanfaat om bagus sekali semoga lebih dewasa dalam menyikapi kehidupan salam runtober.blogspot.com

      ReplyDelete
    2. Terimakasih mas artikel nya smoga yang sudah membacanya artikel ini lebih di sadarkan atas kehidupan.. amin

      ReplyDelete
    3. semoga menjadi panduan hidup untuk menjadi yang terbaik

      ReplyDelete
    4. diantara yg hidup masih ada yg terus hidu

      ReplyDelete
    5. hati tak kan pernah mati jika tetap di tanamkam asma Allah

      ReplyDelete

    Terima kasih atas kunjungannya semoga artikel yang saya sajikan bermamfaat

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad