Ternyata setan ada di sekeliling kita??? Disesuaikan Firman Allah

Share:

Gambar:ilustrasi


Secara umum nama setan sering di dengar dari ucapan - ucapan seseorang yang di ambil dari keterangan Kitap Quran dan hadist. Walau demikian bukan berarti seorang muslim saja yang kenal dengan nama setan, bahkan penganut Non Muslim juga mengenal keberadaan namanya.

Sangat populer bukan?Kepopuleran namanya jauh meninggalkan Artis ternama Bollywood ataupun Holliwood bahkan artis terpopuler dunia lainnya.Dari kalangan atas hingga kalangan bawah, dari perkotaan hingga pelosok dunia, dari orang tua hingga anak-anak siapa coba yang tidak menengenal nama legendaris yang punya lima huruf itu.

Perbedaan kepopuleran nama setan dengan artis secara umum ialah :
Artis bisa langsung di lihat sosoknya dan ketika seseorang penggemar berat ingin bertemu, mereka bisa saling berkomunikasi. Sedangkan penggemar setan harus mengunakan ritual - ritual tertentu yang belum tentu bisa di lihat sosoknya dan belum tentu bisa bertkomunikasi.

Menurut tata bahasa Setan atau syetan (bahasa Ibrani: הַשָׂטָן ha-Satan, "sang penentang"; Arab: الشيطان‎ asy-Syaiṭon, "sesat atau jauh", - keduanya dari akar kata bahasa Semit: Ś--N), adalah perwujudan dari antagonisme yang bersumber dari agama-agama Samawi, yang biasanya merujuk pada Lucifer di dalam kepercayaan Yahudi dan Kristen, kemudian Iblis pada kepercayaan Islam.
Pada awalnya, istilah ini digunakan sebagai nama julukan untuk berbagai entitas yang menantang kepercayaan iman manusia di dalam Alkitab Ibrani. Sejak saat itu agama-agama Samawi menggunakan istilah "Satan" sebagai nama untuk Iblis. Di dalam bahasa Indonesia, istilah Satan berbeda maknanya dengan setan. "Satan" (huruf besar) lebih condong pada sang Iblis (diabolos), sedangkan "setan" (huruf kecil) lebih condong kepada roh-roh jahat (daemon). Perubahan makna itu terjadi karena setan tidak diterjemahkan langsung dari bahasa Ibrani, melainkan melalui bahasa Arab, sehingga terjadi pergeseran makna.(kutipan dari Wilkipedia)

Menurut Firman Allah :

"Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan, sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapakmu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya, untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu, dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu, pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman." – (QS.7:27)

"Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari golongan) manusia dan jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jikalau Rabb-mu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkan mereka, dan apa yang mereka ada-adakan." – (QS.6:112)

Sudah di jelaskan setan adalah :penentang, sesat atau jauh. Dalam artian penentang Allah SWT sehingga jalan yang di lakukan merupakan kesesatan, menghindari dari apa yang sudah menjadi ketentuan di Firman dan hadist Rasul.

Sudah sangat jelas pula di Firmankan di Surat Al-An'am 112 setan itu berasal dari golongan manusia dan jinn. Manusia dan jinn adalah sama-sama mahluk Allah yang di ciptakan melalui bahan dasar yang berbeda, namun sama-sama punya kewajiban yang serupa yakni untuk mengapdi pada Tuhan yang sama ialah Allah SWT.

Lalu manusia dan jin manakan yang tergolong dari bagian setan? 
Secara jahir, Allah menciptakan sesama manusia bisa terlihat melalui indra mata, tetapi secara batin manusia hanya Allah yang bisa melihatnya, sedangkan individu manusia hanya bisa merasakan saja.
Untuk mengetahui  setan  dari golongan manusia yang sifatnya di dalam batin atau hati itu yang tau pasti hanyalah Allah. Tetapi di karenakan Manusia sesama manusia bisa melihat secara indra mata, maka yang di perlihatkan oleh Allah adalah prilakunya.

Setan dari golongan manusia  adalah sebuah sifat, dimana seorang yang melakukan sesuatu di luar norma-norma Islam adalah sifat setan, sedangkan sosoknya adalah manusia.

Setan dari golongan jinn tidak berbeda dengan setan dari golongan manusia. Hanya saja manusia tidak bisa melihatnya, di karenakan mahlik jinn mempunya alam yang berdeda.

Jika ingin mengetahui lebih jauh sistem kinerja Jinn anda bisa baca artikel :Penyakit dan penyebabnya.
di artikel tersebut anda bisa memahami lebih jauh, apa sebenarnya Jinn.

Nah. sekarang kita sudah tidak penasaran lagi dengan nama setan yang populer itu, karena tanpa harus ritual kita sudah bisa melihatnya dengan bola mata sendiri, bahkan bisa membedakan apa yang kita perbuat termasuk golongannya atau tidak. 

Semoga bermamfaat.






1 comment:

  1. Kirain ada gambar penampakan gitu gan, ternyata penjelasan :) btw suwun informasinya.

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya semoga artikel yang saya sajikan bermamfaat