Dosa itu Nyata. Bisa Kita Lihat dan Rasakan. Ini penjelasannya!!!

Share:


Ilmu yang di miliki manusia tidak ada apa-apanya jika di bandingkan dengan  Ilmunya Allah. Untuk mendapatkan ilmu pengetahuan tidaklah  secara langsung didapat begitu saja. Setidaknya seseorang akan melakukan pendidikan melalaui jalur yang sesuai dengan apa yang ingin di perolehnya.

Seorang yang mampuh menciptakan alat tercanggih di dunia, hasil dari karyanya adalah sesuai batas  kemampuan yang di miliki. Kemudian untuk meningkatkan penemuannya, agar kecanggihannya melebihi dari alat yang pertama di ciptakan, tentu belajar dari pengalaman terdahulu. Sehingga akan mendapatkan penemuan baru yang kesempurnaannya akan melebihi.

Sebagai seorang yang mengakui Tuhan itu Esa dan dan serba Maha, tentu akan percaya bahwa segala apa yang sudah atau yang akan di lakukukan manusia, semua sudah ada di perencanaan Allah. Manusia bisa membuat alat canggih itu sudah rencana Allah sebelum manusia berfikir untuk membuat alat tersebut. Lalu apa hubungannya dengan judul artikel yang di buat?

Hubungannya adalah jika seseorang ingin mendapatkan apa yang di inginkan tentu akan belajar jika itu menyangkut Ilmu dan berusaha jika itu menyangkut imbalan. Seperti ahli sebuah alat yang sudah saya uraikan ia belajar mendapatkan ilmu kemudian mempraktekan sehingga bisa mewujudkan menjadi sebuah alat, setidaknya akan mendapatkan imbalannya dari orang yang membutuhkan.

Sedangkan "dosa itu nyata,bisa di lihat dan di rasakan" juga merupakan sebuah pembelajaran yang sejauh ini terkadang banyak orang mengatakan bahwa : " mengapa manusia itu tidak takut dengan dosa?" yang menjawab : "karena dosa itu tidak nampak dan tidak bisa di rasakan." Mereka bisa menciptakan alat kerena belajar memahami. Mereka akan bisa melihat dosa, ketika mereka mau belajar dan memahami, sekaligus juga akan mendapatkan imbalan dari atas perkerjaan yang di lakukan.

Sekararang mari kita membukakan hati dan fikiran untuk mau belajar dan memahami. Allah sudah menciptakan  dosa yang akan di berikan oleh hambanya. Dimana manusia melakukan perbuatan tidak baik atau yang melanggar larangan-Nya akan mendapat imbalan yakni dosa.

Lalu bagaimana kita bisa melihat dosa?

Pertama. Dosa itu nyata
Sangat jelas sekali. Manusia hidup di alam nyata semua yang  di perbuat manusia itu juga sebuah kenyataan yang bisa kita lihat . Anda mengambil sebuah benda miliknya orang lain. Benda itu tentu terlihat oleh indra mata. Mengambil sesuatu yang bukan milik sendiri itu adalah dosa. Jadi dosa itu bisa anda lihat yaitu  benda yang anda ambil. Itu bisa anda lihat  dalam perbuatan maksiat lainya.

Kedua.  Dosa bisa kita rasakan
Sangat terasa sekali. Kita sudah di beri lidah  untuk merasakan. Makanan yang cara memperolehnya dengan tidak halal, setelah kita makan itu juga bisa kita rasakan dan nikmati. Itu juga terjadi dimana seseorang mempergunakan tidak untuk di makan tetapi di pakai atau di pergunakan disana juga bisa di nikmati dan di rasakan.

Kedua  kategori  di atas, sangatlah hina sekali ketika seseorang mengatakan bahwa dosa itu tidak bisa di lihat dan di rasa. Hanya kadang  kita tidak pernah menyadari karena menganggap apa yang di lakukan secara tidak benar itu di adalah biasa-biasa saja, sehingga setan yang ada didiri sendiri mengelabui saraf berfikir seseorang untuk tidak merasah bersalah dan berdosa. Mata di butakan untuk tidak melihat wujud dosa, lidah dan hati di matikan untuk tidak merasakan hasil dari  yang tidak halal.

Lalu ketika kita sudah memahami terlihatnya dosa dan merasakannya, apakah catatan dosa itu juga bisa kita lihat dan rasakan? Saya bisa jawab bisa terlihat juga bisa tidak.

A. Melihat catatan dosa
Manusia di ciptakan Allah dari kesempurnaan di antaranya di beri otak yang salah satunya untuk mengingat. Diberi kepintaran agar bisa lebih teliti dalam menjalani perjalanan hidup di dunia. Tetapi kebanyakan dari kita, dan saya bisa pastikan tidak seorangpun setelah akil baligh meluangkan waktunya untuk mencatat masa perjalanan di perbuat semasa hidup. Andaikan saja manusia mau melakukan itu, serta tidak terluput dari lupa tentu catatan dosa bisa kita lihat dari agenda hidup kita.

B. Merasakan catatan Dosa
Sedangkan untuk merasakan catatan dosa, otak manusia sudah secara otomatis di  buat Allah yang di antaranya berfungsi sebagai memori untuk mengingat kejadian-kejadian yang telah lalu. Diberi hati untuk bisa merasakan. Biasanya untuk mengenang prilaku yang melanggar syariat, seseorang harus mempunyai rasah sadar diri. Dari sadar diri maka akan bisa merasakan  perbuatan salah yang pernah di lakukan. Tanpa kesadaran, seseorang tidak akan pernah merasakannya.

Lebih sempurnanya manusia di ciptakan dari mahluk - mahluk lainnya namun masih terdapat banyak kelemahan-kelemahan, sehingga banyak melakukan perbuatan dosa.

Mengapa ada kelemahan di balik sempurnanya manusia ?
Yang di maksud sempurnanya manusia adalah : Allah menciptakan manusia lebih sempurna dari mahluk-mahluk lainnya, mulai wujut sampai akal. Sedangkan kelemahan-kelemahan manusia itu timbul dari hasil pola fikir. Disini saya ajak anda berfikir secara dewasa, yakni berupa kesadaran dan pemahamam tentang peraturan atau panduan cara hidup di dunia.


Perbuatan Dosa akan terhukum di dunia

A. Hidup dalam Negara Republik Indonesia.
Sebuah pemerintahan untuk mengatur rakyatnya mengeluarkan peraturan yang kita kenal dengan Undang-Undang Dasar. UUD adalah kaidah hukum yang berisikan peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan yang pokok-pokok atau dasar-dasar mengenai ketatanegaraan dari suatu negara.
UUD merupakan undang - undang tertinggi di Indonesia. Kemudian terbagi beberapa wilayah dari mulai Gubernur sampai yang paling ujung yaitu  RT. Serta berbagai birokrasi dan instansi, mereka mengeluarkan peraturan yang tentunya peraturan yang di buat tidak bertentangan dengan peraturan tertinggi yakni negara.


Untuk menjalani hidup bernegara pemerintah memberi aturan-aturan tersendiri yang bertujuan membina rakyatnya agar tidak terjadi sesuatu perbuatan yang melanggar hukum, sehingga satu sama lainnya bisa terjalin hubungan baik serta terciptanya keamanan dan kenyamanan. Tatkala bagi yang tidak sadar hukum, melakukan perbuatan yang bertentangan dengan hukum akan mendapatkan sangsi sesuai tindakannya, serta tercatat sebagai salah seorang cacat hukum.

Itu adalah sebuah kenyataan, perbuatan seseorang  yang senarnya tau apa yang di perbuat itu salah tetapi di lakukan juga, sehingga akibatnya adalah menjalani proses hukumam yang di putuskan oleh hakim. Yang lebih menyedihkan hukum dunia yang di buat oleh pemerintah tidak ada kata tobat. Tidak ada seorang tersangka yang sedang dalam proses hukum mengatakan taubat kemudian di ampuni oleh hakim pemutus sehingga tidak menjalani hukuman.

B. Panduan hidup yang di berikan oleh Allah Swt.
Mengapa perbuatan maksiat itu di larang? Karena di sampaing merugikan orang lain juga sangat merugikan diri sendiri. Tindakan pelanggaran hukum yang di buat manusia, seseorang akan mendapatkan hukuman secara nyata.

Lalu apakah kerugian bagi seorang yang melakukan maksiat? Kerugiannya adalah selain menerima hukuman dari manusia yang membuat aturan atau hukum, tercatat sebagai salah seorang cacat hukum, tertulis juga perbuatan dosa dari catatan Allah. Siapapun bisa berdalih bahwa tidak semua pelanggaran hukum di pemerintahan mendapat hukuman. Alasanya adalah tidak ketahuan atau tidak tertangkap atas tindakan pelanggaran tersebut. Sangat betul. Anda bisa menghidar dari hukum pemerintah. Tapi tidak bisa lepas dari pengawasan  Allah. Dan itu menjadi koleksi catatan dosa yang akan di pertanggung jawabkan di kemudian hari.

Allah menciptakan manusia di muka bumi tentu tidak akan di biarkan begitu saja. Karena sebelum menurunkan Adam di dunia Allah sudah mengetahui pola dan gaya hidup anak cucu Adam. Sehingga untuk menjadikan agar anak cucu Adam menjalani kehidupan di dunia tidak sesukanya, maka di turunkan panduan hidup. Semua muslim pasti tau panduan hidupnya adalah Firman dan Hadist. Adalah kitab dimana manusia di harapkan berpegang dengan kedua kitab tersebut, agar mengetahui sejarah orang-orang terdahulu yang menentang perintah Allah, mengenal sejarah  dunia dan bagaimana manusia menjalani hidupnya.

Akibat yang di perbuat manakala melanggar aturan atau Firman Allah juga bisa di rasakan saat kita hidup di dunia. Tetapi bukanlah Allah yang secara langsung  menghukumnya. Karena Allah sudah mempersiapkan tempat bagi orang - orang yang tidak mengindahkan apa yang di perintah dan di larang-Nya semasa hidup, imbalannya nanti di akhirat. Urusan dunia tetap di selesaikan di dunia.

Bedanya perbuatan melanggar hukum buatan manusia tidak bisa mohon ampun kepada hakim agar tidak kena sangsi, tetapi kita bisa di mohon ampun kepada Allah dengan cara bertaubat, tidak mengulangi perbuatan yang melanggar syariat dan tidak membuat kesalahan lainnya Allah akan mengampuninya.

Ada 5 kesusahan Allah berikan untuk menghapus dosa manusia. Anda bisa baca penjelasannya di artikel: Ada 5 kesusahan Allah berikan untuk menghapus dosa manusia. Islamedia

Sebenarnya segala perbuatan dosa manusia yang mendapat ganjaran atas perbuatan sendiri di alam ini bukanlah sebuah hukuman dari Allah. Allah tidak pernah menghukum manusia di dunia tetapi yang menghukum adalah akibat dari perbuatan manusianya. Dijelaskan di Surah Asy-Syura Ayat 30. "Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)." 

Bisakah manusia menghidar dari hukum atau musibah yang menimpah pada dirinya saat hidup di dunia? Tentunya  bisa. Dengan cara menghidar dari larangan-Nya, serta melaksanakan apa yang di perintah-Nya. Sesuai pedoman dari Firman dan Hadist Rasul. Namun Manusia tidak bisa menghindar dari ujian Allah, karena setiap hamba-Nya akan di uji layaknya orang-orang terdahulu, untuk di jadikan orang-orang terpilih yang akan di tempatkan di Syurga-Nya.


Beberapa Firman yang menjelaskan Ujian manusia di dunia

"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (rasul-rasul) kepada umat-umat yang sebelum kamu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri." ( Surat Al-An'am Ayat 42 )

"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan" (Surat Al-Anbiya 35 )

"Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)." ( Surah Asy-Syura Ayat 30 )

"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar." Surah Albaqarah Ayat 155 )

Baca Juga Artikel lainnya :

Di dalam yang hidup masih ada yang hidup 
Cara setan mengooda mausia sedang shalat
Mati sebelum waktunya

Jika anda ingin mengetahui penyebab manusia sakit dan virus apa yang menjadikan orang sakit, anda bisa membacanya di artikel :Penyakit ada sebabnya. Setiap kejadian ada penyebabnya. Mari jadikan pengalaman untuk menjadi diri kita lebih pintar.





1 comment:

  1. Suka main TOGEL & CASINO Online ?? gabung aja yuk di Lotto03 ,
    Dijamin dibayar dehh !! dan winrate kemenangannya di games casino tinggi bangett , gabung sekarang juga di LOTTO03
    #AgenJudi #LiveCasino #TogelOnline #Lotto03 #AgenJudiOnline #TogelOnlineTerpercaya"

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya semoga artikel yang saya sajikan bermamfaat