• Breaking News

    Surat bersambung dari si Do'i Terakhir




    Cinta itu apa ya?
    Cinta itu adalah Paras alias pandangan dan rasah. Mengapa saya mengatakan cinta itu pandangan dan rasah? Kok gampang banget ya mengartikannya. Pendek lagi. Kok tidak seperti orang-orang lain cara mendevisikannya.

    Ya betul.
    Mereka adalah para pakar dan ahli cinta, sehingga bisa mendevisikan seluas samuda, seindah angkasa. Makna cinta memang teramat luas bila di artikan secara terperinci. Bahkan setiap orang bisa mengartikannya sendiri sesuai dasar pengalaman dalam mengarungi percintaannya. Boleh-boleh aja kok mengartikan yang berbeda dalam segi penyajian, namun pada akhirnya terangkum hanya dalam dua kata yakni pandangan dan rasa. Setuju tidak.? Kalau tidak ya terserah lah. hehehe

    Saya beri misal.
    Misalnya anda jalan-jalan di Mall, saat mata anda memandang suatu barang semisal shirt atau apalah, lalu dari pandangan tersebut, anda tertarik untuk memiliki. Keinginan untuk memiliki itu adalah karena timbulnya sebuah rasah . Dari timbulnya sebuah rasah, maka anda punya hasrat untuk memiliki, yaituh dengan cara membelinya.


    Surat bersambung dari si Do'i di samakan sama beli kemeja sich?
    Itu kan saya misalkan. Sedikit saya ajak anda untuk kolaborasi dengan sesuatu yang berhubungan dengan pandangan dan rasa.

    Saya kasih misal lagi ya...?
    Waduuuuh kok misal mulu ?

    Kali ini misalnya agak menyentuh sama yang baca low.
    Misal berikut masih jalan-jalan di Mall yang sama kok

    Setelah mendapatkan shirt yang anda sukai anda kembali jalan-jalan keliling mall. Kebetulan uangnya habis buat beli shirt tadi, makanya ya jalan-jalan terus. hehehe



    Kemudian terpandang lagi oleh mata shoes.

    Tadi kemeja ini malah sepatu gimana sich?

    Iya....kembali anda tertarik dengan sepatu tersebut. Tapi apa hendak di kata, uang sudah habis, sisapun hanya buat ongkos ojek online. Pada akhirnya apa yang sudah menjadi rasah anda tidak terpenuhi untuk mendapatkan sepatu tersebut.Sehingga hanya bisa jarinya saja yang di gigit. Kecewakah anda? Saya kira tidak. Sebab apa?  Tentu di sebabkan kondisi keuangan anda memang sempit dan tipis.



    OWT di Mall selanjutnya anda melihat seseorang yang cakep, menarik dan menawan yang membuat hati anda dak-dik-duk der. Naah ini baru seru.

    Saya tanya nih.....?
    Tanya apa...?



    Dari penampilannya yang seba menarik itu apakah anda ingin memiliki juga? Tentunya tidak bukan? Kalaupun ingin memiliki tentu cuma berandai-andai melulu.
    Tuh sudah di jawab sendiri"

    Kembali di lain waktu saya ajak anda  On The Way 

    An jiiiirr....?
    Kok jalan-jalan lagi, Surat bersambung dari si Do'i  muuana....?

    "Up!!!

    Sesuai judulnya surat bersambung si do'i akan di letakkan di paling terakhir. Kita On The Way lagi ya?
    "Ia dech lagian enakan OTW kayaknya."

    Tau nggak sih?
    Kata-kata On The Way itu berasal dari bahasa Indonesia campuran bahasa jawa dan Manca yang terdaftar dalam panduan bahasa Tri In One. OTW singkatan dari Oke Tunggu Wae . Yang artinya dalam bahasa Indonesia  Iya Tunggu Saja.Kata OTW bisa di pakai ketika seseorang bertanya bahwasannya sedang di tunggu. Maka jawaban yang di tunggu OTW.




    Bahasa On The Way bisa juga di gunakan untuk berbohong tetapi sebenarnya jujur namun bisa mempunyai maksud yang yang berbeda bagi yang menerima jawaban OTW . Seumpama anda sedang dirumah tetapi di tunggu oleh teman karena ada janji. Saat di tanya melalui telphon anda jawab OTW.
    Anda punya maksud Iya Tunggu Saja, tetapi bagi yang menerima jawaban bisa beranggapan bahwa anda sedang tidak berada di rumah,yakni sedang di perjalanan menuju dimana tempat pertemuan.



    Arti sesungngguhnya OTW ( On The Way ) adalah Dalam Perjalanan. Ini berarti ketika seseorang sedang menuju ke suatu tempat, dia mengatakan OTW. Tapi kebanyakan pula bahasa gaul On The Way di pergunakan disaat seseorang sudah berada di suatu tempat yang di tuju. Entalah mungkin bahasa gaul yang lagi ngetren itu bisa-bisa aja di gunakan sesukanya. Asal tau sama tau atau nggak ada yang menuntut.

    Kok tambah ngawur bro?
    Malah pindah ke OTW.!!

    Sabar aja kenapa sih...aku lagi ngejelasin soal OTW yang banyak salah lokasi hehehe termasuk saya.
    Lagian cerita ke Mall bukan tujuan shoping . Cuman jalan-jalan aja kok, sambil lihat-lihat. Kalau ada yang sor ya di beli.

    Yach itu sama aja shoping.



    Iya dech.
    Setelah banyak pandang sana-lihat sini emang bener, rencananya nggak mau belanja ternyata ada satu barang yang kelihatannya keren plus lagi trending dan kayaknya pantas untuk di kenakan yaituh sebuah pants. Tanpa banyak basa basi, lihat bandrol langsung angkat dan membayarnya di teller.

    Jadi cuman segitu saja cerita ke Mall kali keduanya ya?
    Ya. cuma itu aja.
    Singkat banget.
    Emang mau tambah?
    Gak ah, masuk ke cerita Surat bersambung dari si Do'i  aja.!!!
    Belum lagiii. Aku mau cerita sepulang dari Mall. Tadi waktu beli celana kan nggak di periksa dan di coba dulu. Eeeeh ternyata sesampai di rumah di coba kebesaran.
    Aduuuh kenapa nggak di coba dulu ya.?





    Uraian di atas adalah merupakan bentuk dari sebuah pandangan yang menimbulkan rasah untuk mendapatkan atau memilikinya. Itu makanya saya mengambil kesimpulan bahwa cinta itu adalah pandangan dan rasah hal tersebut saya uraikan haya semata-mata untuk menguatkan makna cinta yang aku maksud

    Emang orang bisa di samakan sama barang ya..?
    Bukannya di samakan. Pada akhirnya toh sama saja, tidak mungkin seseorang jatuh cinta kepada orang lain tanpa melihatnya. Ujuk-ujuk cinta dan nikah. Tidak bukan
    Iya juga ya...???

    Sama sekali uraian di atas tidak ada hubungannya dengan Surat bersambung dari si do'i,karena saya hanya mengajak anda menemukan sebuah alasan seseorang mencintai sesuatu dari  sebuah pandangan menuju ke rasah.

    Ini adalah hasil dari jalan-jalan di Mall dari hasil pandangan dan rasa.

    Sufficient finance
    Pertama anda tertarik dari pendangan melihat kemeja yang kemudian anda membelinya. Mau memiliki sebuah kemeja tentu mempuanyai sebuah alasan tersendiri, yakni akibat timbulnya rasah tertarik,dan suka. Dari kertarikan tersebut,kemudian di teliti di cek dan sebagainya, ternyata barang yang terlihat bagus juga memiliki kualitas yang bagus, sehingga cocok untuk di miliki, didukung pula oleh keuangan yang cukup untuk membelinya.

    Not accomplished
    Kedua dari perjalanan itu terpaut kembali dengan sebuah sepatu keren yang tidak ketinggalan mode,namun di karenakan  situasi keuangan yang bener-bener menipis rasah ingin memiliki jadi terbengkalai.

    Impossible
    Ketiga ketemu dengan  seorang yang keren  lagi cakep, walau ada sebutir rasah dikarenakan tidak mengenalnya tentu sesuatu yang tidak mungkin untuk memilikinya.

    Disappointed
    Keempat  Rencana yang hanya jalan-jalan saja ternyata kembali tertarik sebuah celana, namun setelah di beli sesampai di rumah di coba kebesaran akibat percaya diri bahwa apa yang sudah di lihat bagus, juga di anggap dengan nomor kode celana yang biasa membeli sudah pas maka langsung di sikat.


    It's time to read the letter of the doi
    Letter Continued from the Last Do'i
    "Aku sejauh ini sangat bahagia bersamamu, sungguh sangat beruntung  aku bisa mengenalmu,bisa saling berbagi dari sebagian hati hingga segala masalah yang timbul kita bisa lalui. Bisa saling memahami bahwa menyatukan dua hati tidak semudah menyatukan kedua telapak tangan, namun itu kita bisa jalani dan upayakan sebaik-baiknya. Dan yang paling sangat aku banggakan kita bisa saling menerima kekurangan dan kelebihan kita masing-masing. Hm...  rasanya di dunia ini tidak ada yang bisa mengarungi parjalanan seperti yang kita jalani. Andai semua orang bisa merasakan apa yang bisa kita rasakan, aku bisa pastikan mereka iri terhadap kita.

    Dari sekian tahun kita membina tali hubungan, rasanya sudah sangat cukup aku menikmatinya jalan panjang kita. Tidak biasanya aku menulis sebuah surat, tidak pula aku takut seperti banci,Tapi ini adalah prihal yang paling penting aku sampaikan . Dari keharusan itu aku tuangkan di kertas ini. Aku berharap sekali satu keputusan yang aku buat ini, akan membuatmu teramat bahagia.Engkau tau sendiri setiap keputusan yang aku buat untuk hubungan kita, engkau menerima dan itu benar-benar bisa kita jalani dengan baik.

    Keputusan ini juga akan membuatku bahagia yang tak terhingga. "Aku menginginkan kita sudahi hubungan tali pacaran kita."

    continued
    bersambung ......dibawah

    hixhikhikhik
    Kok nangis?"
    Iya lah. pacaran udah lama, udah saling memahami malah putus."
    Aku mau nagis juga ah..."
    Nangis pakek ngomong...."


    "Karena dari sekian waktu perjalanan kita, memang engkau adalah pilihah yang tepat. Kita sudahi pacaran, karena akan lebih baik kita melangkah satu langkah lagi kedepan, kita jalin hubungan yang berdasarkan syariat yakni menikah"

    wkwkwkwkwkwk bussseet"
    Kok tertawa.?
    Iya dong." cerita ngawor tapi bikin penasaran."

    all pictures of canva

    No comments

    Terima kasih atas kunjungannya semoga artikel yang saya sajikan bermamfaat

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad